PT RMK Energy Tbk. (RMKE) menargetkan penjualan batu bara sebesar 3,8 juta ton pada tahun 2025, meningkat signifikan dari penjualan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 2,8 juta ton. Presiden Direktur RMKE, Vincent Saputra mengungkapkan bahwa meski kondisi harga batu bara cenderung menurun, perusahaan tetap optimistis dengan prospek pertumbuhan yang lebih baik.
“Kami menargetkan pendapatan bisa naik menjadi Rp3,9 triliun dan laba bersih mencapai Rp446,5 miliar,” ujar Vincent di Jakarta, Selasa (11/3).
Untuk mencapai target tersebut, RMKE fokus pada ekspansi infrastruktur, terutama dalam pengembangan jalur hauling di Muara Enim dan Lahat, serta peningkatan kapasitas fasilitas logistik yang mendukung pengangkutan batu bara.
Peningkatan volume layanan pemuatan batu bara yang diproyeksikan mencapai 11,2 juta ton akan menjadi kunci pencapaian target penjualan batu bara perusahaan.
Pada tahun 2024, RMKE berhasil memuat 9 juta ton batu bara, yang menunjukkan peningkatan 19,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan batu bara tercatat sebesar 2,8 juta ton, meningkat 18,8% dari tahun sebelumnya.
Meskipun harga batu bara sempat mengalami penurunan, RMKE mampu menjaga pendapatan usaha tetap stabil berkat pertumbuhan volume penjualan dan jasa muatan batu bara yang terus meningkat, terutama pada kuartal IV/2024.
Efisiensi operasional juga menjadi perhatian utama RMKE, dengan perbaikan ketepatan waktu bongkaran kereta dan pengurangan penggunaan bahan bakar sebesar 9,5% YoY pada 2024.
Meskipun laba bersih RMKE turun sebesar 11,1% YoY akibat fluktuasi harga batu bara, perusahaan tetap optimistis bahwa industri batu bara akan terus berkembang sebagai sumber energi yang andal dan terjangkau, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun pasar global.
Dengan strategi peningkatan efisiensi dan pengembangan infrastruktur, RMKE berharap dapat mencapai target ambisiusnya di tahun 2025, dan mempertahankan posisi kuat di industri batu bara yang penuh tantangan.
Demikian informasi seputar penjualan batu bara dari RMK Energy. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Mehranschool.Org.