Uni Eropa (UE) mengumumkan investasi energi sebesar USD5,1 miliar (Rp83,3 triliun) di Afrika Selatan (Afsel) yang akan mendukung transisi energi hijau dan produksi vaksin.
Pengumuman tersebut datang pada pertemuan bilateral pertama antara UE dan Afsel dalam tujuh tahun terakhir yang melibatkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya menekankan pentingnya kerjasama internasional yang stabil untuk mengatasi tantangan global.
Sebanyak USD4,7 miliar dari total investasi ini akan dialokasikan untuk mendukung transisi energi Afrika Selatan, dengan tujuan mengurangi ketergantungan negara tersebut terhadap batu bara dan beralih ke sumber energi yang lebih bersih.
Investasi itu muncul setelah Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian pendanaan transisi energi yang sebelumnya dianggap sebagai model potensial untuk pengurangan emisi karbon global.
Presiden Ursula von der Leyen menegaskan bahwa UE akan terus mendukung Afrika Selatan dalam usaha transisi energi hijau, sebagai bagian dari komitmen untuk memperjuangkan energi berkeadilan.
Di sisi lain, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa semakin meningkat, dengan ancaman tarif 200% pada produk anggur dan minuman beralkohol Eropa, meskipun von der Leyen menyatakan bahwa UE tetap terbuka untuk negosiasi.
Sementara itu, Afrika Selatan terus melihat Uni Eropa sebagai mitra ekonomi alternatif, mengingat sanksi-sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan ketidakpedulian AS terhadap agenda perubahan iklim.
Afrika Selatan berencana memanfaatkan posisinya di G20 untuk mendorong keringanan utang bagi negara-negara miskin dan meningkatkan pendanaan untuk mitigasi perubahan iklim.
Dengan investasi ini, Afrika Selatan semakin memperkokohkan posisinya sebagai pusat transisi energi di Afrika, dan Uni Eropa tetap menjadi mitra strategis yang penting bagi negara tersebut.
Demikian informasi seputar pengembangan investasi energi di Afrika Selatan. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Mehranschool.Org.